Tanaman Obat Diabetes Tradisional

Tanaman Obat Diabetes Tradisional  - Diabetes adalah suatu penyakit dimana kandungan gula di dalam tubuh seseorang, atau di dalam darah seseorang terlalu tinggi. Kandungan gula tersebut terlalu banyak karena seseorang banyak memakan makanan manis. Bagaimana cara mengobatinya? Banyak pengobatan yang disediakan untuk penderita penyakit diabetes seperti obat kimia dan obat herbal. Akan tetapi tahukah Anda bahwa obat herbal lebih alami dan lebih aman untuk dikonsumsi? Tanaman obat medis misalnya, tanaman tersebut bisa Anda tanam di kebun atau taman Anda. Anda tinggal memetik hasilnya ketika tanaman tersebut tumbuh besar. 

Apakah ada tanaman obat medis yang bisa menyembuhkan penyakit diabetes? Tentu saja ada. Tanaman obat diabetes yang dapat menyembuhkan penyakit salah satunya adalah sambiloto. Pernahkah Anda mendengar nama tanaman ini? Tanaman ini akan digunakan daunnya dan biasanya dipakai sebagai bahan membuat jamu. Pasti Anda tahu, untuk mengurangi kadar gula, Anda harus memakan makanan yang kadar gulanya sedikit alias tidak terlalu manis. Jamu yang dibuat dari daun sambiloto ini rasanya pahit. Khasiatnya terbukti untuk mengurangi gula darah di dalam tubuh. Cobalah untuk meminum jamu dari daun sambiloto ini, atau mungkin Anda bisa membuatnya sendiri. Minumlah sehari 1 kali setiap hari.

Tanaman Obat Diabetes Tradisional

Tanaman yang berkhasiat sebagai obat diabetes lainnya seperti kumis kucing bisa digunakan untuk menurunkan gula darah. Selain mudah ditemukan, kumis kucing juga bisa sebagai obat anti peradangan dan peluruh air seni. Apa masih ada tanaman lain? Tentu! Anda tahu daun salam? Daun yang sering digunakan untuk memasak ini ternyata bisa untuk menurunkan diabetes. Daun salam dapat membantu memperbaiki sirkulasi yang berada di dalam tubuh. Masih ada tanaman tapak dara. Tapak dara memiliki nutrisi yang dapat menurunkan gula darah. Selanjutnya ada tanaman pegagan. Semua bagian tanaman ini dapat dijadikan obat penurun gula darah. Tapi mayoritas yang dipakai adalah daunnya. Tanaman ini juga dapat menjadi antisifilis, antiinfeksi, antitoksin, antilepra dan penurun panas.

Anda juga pasti tak asing dengan yang namanya bratawali? Bratawali sering dibuat untuk bahan jamu. Rasanya pun pasti tak akan membuat Anda kaget lagi. Ya, bratawali mempunyai rasa yang pahit, sama seperti sambiloto. Rata-rata tanaman obat untuk menurunkan gula darah mempunyai rasa yang pahit. Anda harus bisa bertahan untuk meminumnya sampai habis. Disamping itu, bratawali juga mempunyai sifat menghilangkan rasa sakit (analgesik) serta penurun panas (anti-piretik). 

Bagaimana cara membuat obat dengan bratawali? Siapkan saja batang tumbuhan bratawali kira kira sepanjang 6 cm. Cuci batang bratawali sampai bersih. Kemudian potong-potong, lalu masukkan ke dalam panci. Masukkan juga segenggam daun sambiloto ke dalam panci, juga sedikit daun kumis kucing. Tambahkan 3 gelas air lalu rebus sampai panas. Diamkan sampai rebusan menjadi dingin. Rebusan ini harus diminum setelah makan.

Kita juga bisa membuat obat dari lidah buaya. Caranya? Siapkan terlebih dahulu lidah buaya. Cuci bersih lidah buaya. Setelah itu potong lidah buaya menjadi beberapa potongan kecil. Masukkan ke dalam panci. Tambahkan 3 gelas air ke dalam panci. Rebus sampai air yang berada di dalam panci berkurang setengah. Saring rebusan lidah buaya tersebut. Minum air rebusan lidah buaya setelah makan. Kira-kira 3 kali sehari sebanyak 1 setengah gelas. Tanaman obat tradisional untuk diabetes ini akan memantu Anda untuk menurunkan gula darah Anda dengan biaya yang tidak terlalu banyak.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Tanaman Obat Diabetes Tradisional