Gejala Cacar Air Pada Anak

Di musim pancaroba, biasanya cacar air akan melanda. Cacar air akan melanda semua orang, bahkan anak kecil pun dapat terkena cacar air. Gejala cacar air pada anak yang terutama adalah demam. Nafsu makan pada anak pun berkurang dan anak kelihatan lesu. Jika anak sedang batuk, perhatikan batuknya. Batuk pada anak yang terkena cacar air adalah batuk kering. Anak pun dapat mengalami nyeri sendi, juga sakit pada kepala. Orang tua harus waspada ketika gejala ini mulai terjadi. Setelah itu, yang terjadi pada tubuh anak adalah bintik-bintik merah di seluruh tubuh. Bintik-bintik merah akan muncul sampai 24 jam kedepan. 

Cacar air menyerang badan terlebih dahulu, kemudian cacar menyerang pada wajah dan akhirnya lengan serta kaki. Cacar tersebut nantinya akan menonjol, tonjolan tersebut nanti akan berisi cairan. Cairan tersebut akan terasa gatal. Akan tetapi jangan coba untuk menggaruk tonjolan tersebut. Tonjolan yang berisi cairan jika digaruk akan mengakibatkan pecah dan mengenai bagian kulit yang lain sehingga cacar akan bertambah banyak. Jika tidak digaruk, tonjolan cacar air akan mengering nantinya. Ruam pada cacar air membutuhkan kurang lebih 2 minggu untuk sembuh.

Gejala Cacar Air Pada Anak

Bahkan cacar juga dapat menyerang bagian mulut. Berhati hatilah saat cacar tersebut ada di mulut karena dapat mengganggu menelan makanan. Gejala cacar air pada anak harus segera ditangani oleh dokter. Anak pasti tidak akan betah dengan cacar air karena cacar air menyebabkan gatal gatal yang luar biasa serta panas pada tubuh. Anak anak dapat tidak sengaja menggaruk bagian cacar yang gatal, sehingga cacar tersebut akan pecah dan mengakibatkan area di sekitarnya menjadi tambah gatal. Selain itu, luka akan menjadi bertambah dalam sehingga lama untuk mengering. Bakteri pun dapat masuk ke dalam luka yang terbuka dan akan mengakibatkan infeksi. 

Penularan cacar air berasal dari air ludah penderita. Jika anak Anda sedang terkena cacar air, pastikan makanan dan minuman anak Anda tidak dimakan oleh orang lain karena cacar dapat menular lewat air liur. Sterilkan alat makan dan minum anak Anda sendiri sehingga orang lain tidak tertular. Kontak pada cairan cacar air juga dapat menular. Kulit cacar air yang mengering dan melepuh biasanya terdapat cairan. Untuk itu berhati-hatilah agar tidak menular pada orang lain. Gunakan barang pribadi untuk anak Anda sendiri ketika sedang terkena cacar air. 

Selimut, pakaian dan handuk adalah termasuk barang-barang pribadi. Penularan yang terjadi sampai cacar mengering. Oleh karena itu, orang yang terkena cacar biasanya di asingkan agar tidak menular pada orang lain. Setelah beberapa hari, kira-kira 5 hari, lepuh akan menjadi keropeng. Setelah itu Anda bisa mandi untuk menghilangkan kuman yang ada pada kulit agar cacar air tidak menjadi parah. Jangan sampai tonjolan cacar air pecah saat Anda mandi. Gunakan handuk perlahan agar tidak menyakiti Anda dan cacar Anda. Berikan bedak talk atau menthol untuk mengurangi gatal pada cacar air. Anda dapat membelinya di apotik karena banyak terjual. 

Gejala cacar air pada anak dapat dicegah dengan menjaga kondisi lingkungan sekitar anak tetap bersih. Anak juga harus dijaga kebersihannya. Anak yang sudah pernah terkena cacar air biasanya tidak akan terkena cacar air lagi karena sudah terbentuk antibodi pada tubuhnya. Tapi terkadang ada juga anak yang sudah pernah terkena cacar. Tapi terkena lagi karena cacar air yang pernah di derita belum keluar semua atau baru sedikit. 

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Gejala Cacar Air Pada Anak